SP K2 Featured Slider

You don't have any featured K2 items

Beranda

Senin, tanggal 17 September 2018. Para Mentee Calon Hakim di sambut secara resmi oleh wakil ketua PA Surabaya Bapak Drs. Moh. Mujib, M.H dan para hakim yang ditunjuk sebagai Mentor untuk membimbing para Mentee hingga akhir Desember 2019. Mentor yang ditunjuk terdiri dari 4 orang hakim yaitu: Drs. Abdul Qodir, S.H., M.H., Drs. Zainal Arifin, S.H., M.Hum., Drs, Saifuddin, M.H., Drs. H. Wachid Ridwan, M.H.

Mentee terdiri dari 16 orang peserta di antaranya:

  1. Ahmad Muliadi, S. Sy. (PA Negara)
  2. Aris Nur Mu’alim, S.H. (PA Lebong)
  3. Bahjah Zal Fitri, S.H.I. (PA Takalar)
  4. Eko Yunianto, S.H. (PA Pasarwajo)
  5. Humaidi, S.H. (PA Pagar Alam)
  6. M Basthomy Firdaus, S.H. (PA Tamiyang Layang)
  7. Mufarrijul Ikhwan, S.H. (PA Singkawang)
  8. Musad Al Haris Pulungan, S.H.I. (MSY. Sinabang)
  9. Radiaty, S.H.I (PA Enrekang)
  10. Santi, S.Sy. (PA Pulang Pisau)
  11. Tayep Suparli, S.Sy. (PA Sibuhuan)
  12. Ikbal Fahri Hasan, S.H. (PA Arso)
  13. Widia Fahmi, S.H. (MSY. Meureudu)
  14. Anwar Fauzi, S.H.I. (PA Tual)
  15. Chusnul Chasanah, S.H.I. (PA Prabumulih)
  16. Zulkarnaini, S.Sy. (MSY. Blangkajeren)

“Hakim nggak boleh menerima apapun mengenai perkara yang akan, sedang, dan telah berlangsung, pokoknya hakim itu haram menerima apapun dari pihak yang berperkara baik itu berupa syukuran juga ngak boleh diterima” Ucap Wakil Ketua PA Surabaya Drs. Moh. Mujib, M.H. dalam sambutanya.

Selain itu Mentor Drs. Zainal Arifin, S.H., M.H berpesan kepada para Mentee “jika ada kendala jangan sungkan-sungkan atau malu-malu ngomong ke mentornya, intinya kerjasamanya dijaga dan juga kesehatnnya harus dijaga” ucapnya. Dan terakhir harapan para mentor kepada Mentee agar Mentee dapat Lulus Semua dan diakhiri dengan sesi Foto Bersama.

Selasa, 28 Agustus 2018 11:37

Peringatan HUT RI dan HUT Mahkamah Agung RI ke 73

Written by

             HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, merupakan momen besar bagi rakyat Indonesia,  sebagai tanda bahwa peringatan kemerdekaan Indonesia akan tiba. Selain lagu kebangsaan, peringatan hari kemerdekaan Indonesia juga identik dengan kegiatan upacara, baik di sekolah, di kantor-kantor Pemerintah maupun Kantor Swasta. Pemasangan bendera, umbul-umbul dan hiasan-hiasan juga biasanya dilakukan oleh sebagai simbol kebanggan atas perjuangan para pahlawan kemerdekaan. Namun, peringatan kemerdekaan republik Indonesia akan jadi kurang lengkap tanpa adanya lomba yang biasanya disebut 17-an, selain untuk suasana, lomba-lomba ini juga dapat mengeratkan hubungan sesama Pegawai serta menumbuhkan kreativitas Pegawai di lingkungan Pengadilan Agama Surabaya.

  

         Dalam memeriahkan peringatan kemerdekaan RI Ke- 73 dan HUT Mahkamah Agung, Pengadilan Agama Surabaya, menyelenggarakan lomba, lomba-lomba diantaranya tennis lapangan, tennis meja, kempit balon, kelereng, makan kerupuk, memasukan lombok ke dalam botol, junjung tampah, tarik tambang, balap ‘klompen raksasa” dan jalan sehat, yang diikuti oleh para staf, pejabat struktural dan fungsional di Pengadilan Agama Surabaya.

    

        Dalam memeriahkan peringatan kemerdekaan RI Ke- 73 dan HUT Mahkamah Agung, Pengadilan Agama Surabaya, menyelenggarakan lomba, lomba-lomba diantaranya tennis lapangan, tennis meja, kempit balon, kelereng, makan kerupuk, memasukan lombok ke dalam botol, junjung tampah, tarik tambang, balap ‘klompen raksasa” dan jalan sehat, yang diikuti oleh para staf, pejabat struktural dan fungsional di Pengadilan Agama Surabaya.

       Kegiatan tersebut dilaksakan mulai tanggal 3 Agustus 2018 sampai dengan tanggal 24 Agustus 2018, bertempat di aula dan halaman Gedung Pengadilan Agama Surabaya, sedangkan untuk lomba tennis tersebut diselenggarakan di Lapangan Tennis Pertamina. Dan puncak acara HUT Mahkamah Agung tersebut, diadakan jalan santai pada tanggal 24 Agustus 2018 dengan start dan Finish di Halaman Pengadilan Agama Surabaya. setelah rangkaian acara jalan sehat dilanjutkan dengan penarikan Door Prize dan kegiatan sosial Donor Darah yang dilakukan bekerjasama dengan PMI Kota Surabaya. (admin)

Pada Jum’at 6 Juli 2018, Pengadilan Agama Surabaya melakukan penandatanganan piagam pencanangan pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM) dengan dihadiri 5 (lima) pejabat perwakilan lembaga terkait sebagai saksi yaitu Dr. H. Haris Hasanudin, M. Ag dari Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya;  H. Agus Widyo Susanto, S.H., M.H. dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Surabaya; Sunarko, S.Ag dari Dinas Sosial Kota Surabaya; Agus Widiyarta, S.sos., M.H. dari Perwakilan Ombudsman Jawa Timur; sedangkan dari Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya hadir Kompol Aloysus Alwer, S.H.

Penandatanganan piagam pembangunan ZI menuju WBK dan WBBM bersamaan dengan agenda halal bihalal keluarga besar PA Surabaya. Acara dimulai dengan foto-foto dan makan bersama, kemudian dilanjut inti acara dari mulai sambutan ketua Pengadilan Agama Surabaya, ceramah halal bihalal serta prosesi penandatangan piagam pencanangan zona integritas. Dalam acara tersebut, hadir pula Dr. HM. Rum Nessa, S.H., M.H. untuk memberikan arahan dalam mengimplementasikan Zona Integritas di wilayah pengadilan agama.

Pengadilan Agama Surabaya menjadi salah satu satuan kerja Pengadilan yang terpilih menjadi Duta Reformasi Birokrasi (RB) dalam rangka uji petik pelaksanaan zona Integritas menuju wilayah bebas dari korupsi (WBK). Kegiatan uji petik ini berlangsung pada tanggal 26 Juli 2018 dipimpin oleh Tim Evaluasi yang terdiri dari Shokhif Khoirul Anam dan Astri Mefayanidari keduanya dari Sub Bagian evaluasi dan Pelaporan Kementrian Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Adapun penilaian dimaksud dimulai dengan survey penilaian RB yang dilakukan di Ruang Pelayanan Pengadilan Agama Surabaya dan dilanjutkan dengan mengunjungi unit Pelayanan lainnya seperti yang terdapat di Meja 1, Meja 2  Pada tahapan penilaian, Tim evaluasi melihat langsung pecapaian dari pelaksanaan RB tersebut;

Penilaian dilakukan terhadap enam area perubahan reformasi birokrasi, yaitu manajemen perubahan, penataan tatalaksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan akuntabilitas, penguatan pengawasan, dan terakhi area enam tentang peningkatan kualitas pelayanan publik. Pelaksanaan uji petik ini juga didampingi langsung oleh Kepala Biro Umum Mahkamah Agung RI. Bapak Supandi, S.H., M.H. (admin)

 

Pada hari Selasa, Tanggal 15 Mei 2018, Tim Eksekusi yang dipimpin oleh SETIANTO, S.H., M.H., Jurusita Pengganti Pengadilan Agama Surabaya yang ditunjuk berdasarkan penetapan Ketua Pengadilan Agama Surabaya Nomor : 3255/Pdt.G/2012/PA.Sby, dengan dibantu oleh saksi-saksi melaksanakan eksekusi riil atas obyek yang menjadi sengketa dalam perkara ini yaitu sebidang tanah beserta bangunan rumah yang seluas kurang lebih 140 m2 yang terletak  di jalan Kelurahan Manukan Wetan Kecamatan Tandes Kota Surabaya, petok D atas nama Penggugat yang dalam hal ini sebagai Pemohon Eksekusi. Eksekusi ini dilakukan karena Termohon Eksekusi yang sebelumnya telah diberi teguran (aanmaning) tidak mau melaksanakan isi putusan secara sukarela. Dengan tujuan untuk melindungi kepentingan hukum Pemohon eksekusi maka Pengadilan Agama Surabaya, melaksanakan putusan secara paksa (execution force) dengan Eksekusi Riil.

 

                       Setelah tiba di lokasi, Tim eksekusi melihat dan memperhatikan bahwa letak dan kondisi objek sengketa, sesuai dengan penetapan Ketua Pengadilan Agama Surabaya Nomor : 3255/Pdt.G/2012/PA.Sby dan dapat dibagi dua bidang tanah dan bangunan sehingga objek sengketa tersebut dibagi menjadi dua bidang tanah dan bangunan secara riil yang hasilnya sebagai berikut :

Obyek I     :       Tanah seluas 67,5 M2 merupakan hak waris bagian Para Pemohon Eksekusi sebagai ahli waris dari Pewaris;

Obyek II   :        Tanah seluas 68 M2 merupakan bagian Termohon Eksekusi.

 

              Setelah melaksanakan eksekusi tim eksekusi membuat berita acara eksekusi yang ditanda tangani oleh Jurusita Pengganti, Saksi-Saksi, Kuasa Para Pemohon Eksekusi, Saksi-saksi Kelurahan Manukan Wetan Kota Surabaya, dan Kepala Kelurahan Manukan Wetan Kecamatan Manukan Wetan Kota Surabaya namun tanpa ditanda tangani oleh ahli waris Termohon Eksekusi yang menguasai objek. (Endragupta).

Kamis, 05 April 2018 11:05

Pengumuman Lelang Posbakum 2018

Written by

Oleh : DR.H.SUHADAK,SH; MH.

Ketua Pengadilan Agama Surabaya

Memasuki tahun 2018 komitment Karyawan Karyawati Pengadilan Agama Surabaya untuk dapat meningkatkan mutu pelayanan prima kepada masyarakat, khususnya yang berperkara di Pengadilan Agama Surabaya.

Kometment ini diprogramkan pada tahun 2018 dengan mencanangkan fokus kepada beberapa hal :

 

Kamis, 11 Januari 2018 06:00

Belajar dari Pak Ruswandi

Written by

Siapa yang tidak kenal dengan Pak Ruswandi?

Beliau kelahiran Malang 60 tahun yang lalu, yang sampai saat ini bertempat tinggal di Pasuruan yang ditemani oleh seorang istri yang bernama Sa`adah beserta dua orang anaknya.

Kamis, 11 Januari 2018 05:38

DARI MANUAL MENUJU DIGITAL

Written by

DARI MANUAL MENUJU DIGITAL

 Memperhatikan ruangan-ruangan kantor Pengadilan Agama Surabaya yang belum memenuhi standar prototype, setiap ruangan penuh dengan tumpukan buku-buku register dan arsip-arsip perkara yang menumpuk disetiap ruangan kearsipan dan ruangan-ruangan penerimaan perkara.

 

 

Video Reformasi Birokrasi

Tautan

Please publish modules in offcanvas position.