PA Surabaya Dukung Penyusunan Kajian RUU Jabatan Hakim dan RUU Contempt of Court

Pengadilan Agama (PA) Surabaya menyatakan dukungan penuh terhadap penyusunan Naskah Kajian Komparatif dua rancangan undang-undang strategis, yakni RUU Jabatan Hakim dan RUU Contempt of Court. Kedua RUU ini dinilai berperan penting dalam memperkuat marwah dan independensi peradilan, sehingga pandangan praktis dari pengadilan tingkat pertama menjadi masukan berharga. Salah satunya diwujudkan melalui audiensi bersama Badan Strategi Kebijakan Peradilan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan (Badan Strajak) Mahkamah Agung RI.

Audiensi digelar pada 5 Agustus 2025 di ruang pertemuan PA Surabaya, dihadiri Wakil Ketua PA Surabaya, Dr. Hj. ST. Zubaidah, S.Ag., S.H., M.H., beserta para hakim. Pertemuan ini menjadi forum berbagi pandangan dan pengalaman terkait penguatan profesionalisme hakim serta perlindungan martabat peradilan. Diskusi berlangsung terbuka untuk menggali isu-isu krusial yang akan diatur dalam kedua RUU tersebut.
Dalam sambutannya, Dr. Zubaidah mengapresiasi langkah Badan Strajak yang membuka ruang dialog langsung dengan aparat peradilan. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi kunci dalam merumuskan kebijakan hukum yang aplikatif dan berpihak pada penegakan keadilan. Ia menegaskan pentingnya kepastian hukum bagi hakim agar dapat menjalankan tugas secara profesional dan independen. Kegiatan berlangsung interaktif dengan berbagai masukan konstruktif dari para hakim. Isu yang mengemuka meliputi urgensi penegakan hukum terhadap penghinaan lembaga peradilan dan kejelasan status jabatan hakim. Hasil audiensi diharapkan memberi kontribusi signifikan bagi penyempurnaan kedua RUU dan memperkuat integritas sistem peradilan nasional.












Berita Terkait: