PA Surabaya Ikuti Asset Talk DJKN untuk Kupas Tata Kelola Aset dan Penggunaan Aplikasi SIP
Surabaya, 20 November 2025 — Penguatan literasi pengelolaan kekayaan negara terus menjadi perhatian bagi banyak satuan kerja, termasuk Pengadilan Agama Surabaya. Pemahaman yang baik mengenai regulasi, layanan, serta teknologi penunjang kini menjadi kebutuhan agar tata kelola aset negara semakin profesional dan akuntabel. Kegiatan Asset Talk yang diselenggarakan Kantor Wilayah DJKN Jawa Timur pun menjadi momentum penting untuk memperluas wawasan tersebut. PA Surabaya menugaskan Yuliantisetyaningtyas, S.Psi, staf Subbagian Umum dan Keuangan, untuk mengikuti sesi pelatihan yang digelar secara daring melalui Zoom. Salah satu materi utama yang dipaparkan adalah tata cara permohonan penilaian Barang Milik Negara (BMN) menggunakan aplikasi Sistem Informasi Penilaian (SIP) DJKN, sebagaimana tercantum dalam User Manual SIP DJKN. Narasumber menjelaskan alur pendaftaran, input permohonan, unggah dokumen, hingga proses verifikasi permohonan penilaian.

Dalam pemaparannya, narasumber DJKN menekankan pentingnya peningkatan pemahaman satker mengenai mekanisme layanan penilaian. Ia menyampaikan, “Aplikasi SIP dirancang untuk memastikan setiap permohonan penilaian BMN berjalan tertib, terdokumentasi, dan mudah ditelusuri. Pemahaman teknis satker adalah kunci agar proses ini berjalan cepat dan tepat.” Penjelasan tersebut memberikan gambaran menyeluruh mengenai fitur-fitur penting, seperti menu formulir, kelengkapan data, serta integrasi dengan SIMAN.

Selain memaparkan teknis aplikasi SIP, narasumber juga menekankan bahwa Asset Talk merupakan bagian dari peringatan Hari Kekayaan Negara ke-19 Tahun 2025, sebagaimana tercantum dalam undangan resmi DJKN Jatim Nomor UND-99/WKN.10/2025 tanggal 11 November 2025. Melalui kegiatan ini, satker didorong memahami perkembangan regulasi dan kebijakan terbaru terkait BMN, penilaian, dan layanan kekayaan negara. “Kami ingin memastikan seluruh stakeholder memahami tugas dan fungsi DJKN secara utuh, termasuk inovasi layanan yang terus kami kembangkan,” ujar narasumber. Dengan mengikuti kegiatan Asset Talk ini, PA Surabaya berharap mampu meningkatkan ketertiban administrasi serta kualitas pengelolaan BMN di lingkungan satuan kerja. Pengetahuan mengenai SIP dan kebijakan pengelolaan aset diharapkan dapat memperkuat efektivitas layanan, sekaligus menciptakan tata kelola yang sesuai dengan prinsip akuntabilitas, profesionalisme, dan integritas sebagaimana semangat UAPIK DJKN Jawa Timur. Kegiatan ini juga menjadi dorongan bagi PA Surabaya untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi dalam pengelolaan aset negara.












Berita Terkait: