PA Surabaya Jadi Rujukan Riset Akademik Efektivitas Ex Officio Hakim oleh Mahasiswa
Surabaya, 18 November 2025 — Lembaga peradilan tidak hanya menjadi tempat penyelesaian sengketa, tetapi juga ruang belajar penting bagi mahasiswa yang ingin memahami praktik hukum secara langsung. Pengadilan Agama Surabaya kerap menjadi tujuan penelitian karena kekayaan kasus dan penerapan hukum yang relevan dengan kebutuhan akademik masa kini. Hal ini menunjukkan peran pengadilan sebagai mitra strategis dunia pendidikan dalam memperkuat kualitas keilmuan mahasiswa.
Pada Selasa, 18 November 2025, PA Surabaya menerima kunjungan penelitian dari Ahmad Ifril Aufia Shonhaji, mahasiswa Universitas Nurul Jadid Probolinggo, Program Studi Hukum Keluarga Islam. Ia melakukan penelitian dengan judul “Efektivitas Ex Officio Hakim dalam Penjaminan Nafkah Iddah: Telaah atas Kerjasama Pengadilan Agama Surabaya dan Pemerintah Kota”. Kedatangan mahasiswa tersebut disambut langsung oleh Hakim PA Surabaya, Sutaji, S.H., M.H., di lobby Pengadilan Agama Surabaya.

Dalam penyambutannya, Hakim Sutaji menegaskan pentingnya riset hukum yang mengkaji praktik peradilan secara konkret dan terukur. Ia menyampaikan bahwa mahasiswa perlu memahami bagaimana ex officio hakim dijalankan, terutama dalam perkara yang berkaitan dengan perlindungan perempuan pasca perceraian. “Penelitian seperti ini penting agar mahasiswa memahami peran hakim yang tidak hanya memutus perkara, tetapi juga memastikan keadilan substantif melalui kewenangan ex officio,” ujar Hakim Sutaji.
Ahmad Ifril Aufia Shonhaji menyampaikan rasa terima kasihnya atas diterimanya proses penelitian tersebut. Ia menjelaskan bahwa penelitian ini menjadi bagian krusial dari tugas akhir yang sedang ia selesaikan, khususnya dalam melihat efektivitas penerapan regulasi di lapangan. “Saya berharap penelitian ini dapat memberi gambaran ilmiah tentang bagaimana PA Surabaya menerapkan kewenangan ex officio demi perlindungan hak-hak perempuan,” ungkapnya penuh antusiasme.












Berita Terkait: