PA Surabaya Ikuti OJK Mengajar 2025 Dorong Generasi Melek Finansial di Era Digital
Surabaya, 11 November 2025 — Literasi keuangan menjadi salah satu pondasi penting dalam menghadapi tantangan ekonomi modern. Di tengah dinamika global yang terus berubah, generasi muda dituntut untuk memahami pengelolaan keuangan secara cerdas dan bijak. Sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan ini, Pengadilan Agama Surabaya turut berpartisipasi dalam kegiatan OJK Mengajar 2025 yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Universitas Bengkulu.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 11 November 2025, pukul 10.00 hingga 12.00 WIB ini menghadirkan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Mirza Adityaswara, sebagai narasumber utama. Dalam kuliah umumnya, beliau menyampaikan materi bertema “Menumbuhkan Generasi Melek Finansial: Memahami Dinamika Ekonomi dan Stabilitas Keuangan sebagai Pilar Perekonomian Nasional.” Acara dibuka langsung oleh perwakilan OJK dan diikuti secara daring maupun luring oleh peserta dari berbagai instansi, termasuk Yulianti Setyaningtyas, S.Psi., staf Subbagian Umum dan Keuangan PA Surabaya.

Dalam pemaparannya, Mirza menekankan pentingnya membangun kebiasaan pengelolaan keuangan yang sehat sejak dini. “Pemahaman finansial yang baik bukan hanya tentang menabung, tetapi juga tentang membuat keputusan ekonomi yang tepat dalam setiap aspek kehidupan,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa literasi keuangan dapat membantu masyarakat lebih tangguh dalam menghadapi risiko keuangan dan berkontribusi terhadap stabilitas ekonomi nasional.
Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, PA Surabaya menunjukkan komitmen untuk terus mendukung peningkatan pengetahuan dan kesadaran keuangan di kalangan aparatur peradilan. Diharapkan, pemahaman mengenai stabilitas keuangan dan dinamika ekonomi ini dapat diimplementasikan dalam tata kelola keuangan lembaga yang lebih efisien dan akuntabel. Kegiatan ini juga menjadi momentum bagi seluruh peserta untuk menumbuhkan semangat melek finansial sebagai bagian dari pembangunan bangsa yang berdaya saing.












Berita Terkait: