PA Surabaya Hadiri Pelantikan Wakil Ketua dan Hakim Tinggi PTA Surabaya Hadirkan Semangat Baru bagi Penguatan Peradilan
Surabaya, 12 Februari 2026 - Pengadilan Tinggi Agama Surabaya kembali meneguhkan komitmen penguatan kelembagaan melalui pelantikan Wakil Ketua dan Hakim Tinggi pada Kamis, 12 Februari 2026. Prosesi pelantikan dilaksanakan oleh Ketua PTA Surabaya, Dr. H. Zulkarnain, S.H., M.H., di Aula KH Abdullah Shiddiq PTA Surabaya dengan suasana khidmat. Momentum ini menjadi bagian dari dinamika organisasi dalam rangka meningkatkan kualitas pembinaan dan pengawasan peradilan agama di wilayah Jawa Timur.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Acep Saifuddin, S.H., M.Ag., resmi dilantik sebagai Wakil Ketua PTA Surabaya dan Dr. Drs. H. Sriyatin, S.H., M.Ag., M.H., dilantik sebagai Hakim Tinggi PTA Surabaya. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Hakim Tinggi, pejabat struktural dan fungsional, serta pimpinan peradilan agama se-Jawa Timur. Dari Pengadilan Agama Surabaya, turut hadir Ketua PA Surabaya, Dr. H. Suhartono, S.Ag., S.H., M.H., sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan kepemimpinan di tingkat banding.

Dalam sambutannya, Ketua PTA Surabaya menegaskan bahwa rotasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari pembinaan karier dan penguatan institusi. “Pelantikan ini adalah bagian dari proses organisasi untuk menghadirkan energi baru, memperkuat soliditas, dan meningkatkan kualitas pelayanan peradilan kepada masyarakat,” ujar Dr. H. Zulkarnain. Ia berharap pejabat yang dilantik dapat segera beradaptasi dan berkontribusi optimal dalam menjalankan tugas pembinaan dan pengawasan. Ketua Pengadilan Agama Surabaya menyampaikan apresiasi atas pelantikan tersebut dan menyatakan kesiapan bersinergi. “Kami menyambut baik kehadiran Wakil Ketua dan Hakim Tinggi yang baru, semoga semakin memperkuat pembinaan serta membawa semangat perbaikan berkelanjutan bagi seluruh Pengadilan Agama di Jawa Timur,” ungkap Dr. H. Suhartono. Pelantikan ini diharapkan menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga integritas, profesionalisme, dan semangat pembaruan menuju peradilan agama yang modern dan berkelas dunia.












Berita Terkait: