PA Surabaya Ikuti Sosialisasi Fit and Proper Test Tingkat Banding Tahun 2026 di Lingkungan Peradilan Agama
Surabaya, 29 Januari 2026 - Era modern menuntut aparatur peradilan yang tidak hanya memahami regulasi, tetapi juga adaptif terhadap sistem dan mekanisme kerja yang terus berkembang. Jabatan Panitera Pengadilan Tingkat Banding memiliki peran strategis dalam menjamin tertib administrasi dan kelancaran manajemen perkara. Oleh karena itu, setiap tahapan seleksi perlu dipahami secara menyeluruh oleh calon peserta.
Sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia, Pengadilan Agama Surabaya mengikuti Sosialisasi Ujian serta Petunjuk Teknis Fit and Proper Test Calon Panitera Pengadilan Tingkat Banding Tahun 2026 pada Kamis, 29 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh Yomi Kurniawan, S.Ag., M.H., yang saat ini menjabat sebagai Panitera Pengganti Pengadilan Tinggi Agama Surabaya dan diperbantukan di PA Surabaya. Sosialisasi dilaksanakan secara virtual sebagai bentuk pemanfaatan teknologi informasi di lingkungan peradilan.
Dalam kegiatan tersebut, Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI menyampaikan penjelasan mengenai tahapan ujian, materi seleksi, serta ketentuan teknis pelaksanaan Fit and Proper Test. Selain itu, dijelaskan pula indikator penilaian dan standar kompetensi yang harus dipenuhi oleh peserta. Perwakilan Badilag menyampaikan, “Sosialisasi ini bertujuan agar seluruh peserta memahami mekanisme seleksi secara utuh sehingga proses Fit and Proper Test dapat berjalan objektif, transparan, dan akuntabel.” Melalui sosialisasi ini, PA Surabaya menunjukkan komitmen dalam menyiapkan aparatur kepaniteraan yang profesional dan berintegritas. Peserta seleksi, Yomi Kurniawan, S.Ag., M.H., menyampaikan kesannya atas kegiatan tersebut. “Dengan adanya sosialisasi ini, kami menjadi lebih siap dan memahami secara jelas tahapan serta standar yang harus dipenuhi dalam Fit and Proper Test,” ujarnya.












Berita Terkait: