Tujuh Hakim PA Surabaya Ikuti Ujian Wawancara Eksaminasi Calon Hakim Tinggi Peradilan Agama Tahun 2025
Surabaya, 19 Februari 2026 - Pengadilan Agama Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia peradilan. Sebanyak tujuh hakim mengikuti ujian wawancara eksaminasi Calon Hakim Tinggi Peradilan Agama Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Mahkamah Agung Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama. Keikutsertaan ini menjadi bagian dari proses pembinaan karier sekaligus penguatan profesionalisme hakim. Ujian wawancara eksaminasi dilaksanakan secara virtual pada tanggal 18 hingga 19 Februari 2026. Pelaksanaan secara daring ini mencerminkan modernisasi sistem seleksi yang mengedepankan efektivitas, efisiensi, dan transparansi. Seluruh peserta mengikuti tahapan ujian dengan penuh kesungguhan dan tanggung jawab.
Pada tahap akhir ini, para hakim diuji secara mendalam terkait kemampuan analisis hukum, konsistensi penerapan kaidah hukum, integritas, serta pemahaman terhadap dinamika hukum keluarga Islam. Proses wawancara juga menilai kualitas putusan dan ketajaman pertimbangan hukum yang telah dihasilkan selama menjalankan tugas sebagai hakim. Salah satu hakim PA Surabaya menyampaikan, “Ujian wawancara ini menjadi refleksi atas perjalanan profesional kami sekaligus momentum untuk terus meningkatkan kapasitas dan integritas sebagai calon hakim tinggi.” Partisipasi tujuh hakim PA Surabaya dalam ujian ini menjadi wujud dedikasi dan kesiapan dalam mengemban amanah yang lebih besar di tingkat peradilan banding. Proses seleksi yang ketat diharapkan mampu melahirkan hakim tinggi yang kompeten, berintegritas, dan visioner. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat terhadap peradilan agama dapat terus diperkuat melalui kualitas putusan dan kepemimpinan yang profesional.












Berita Terkait: