Pimpinan PA Surabaya Hadiri Pembinaan dan Monitoring Evaluasi Pembangunan ZI PTA Surabaya di Gresik
Gresik, 31 Maret 2026 - Penguatan komitmen pembangunan Zona Integritas (ZI) menjadi langkah strategis dalam mewujudkan peradilan yang bersih dan berintegritas. Melalui kegiatan pembinaan dan monitoring evaluasi (monev), satuan kerja diharapkan mampu menjaga konsistensi dalam penerapan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta pelayanan publik yang berkualitas. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menyatukan langkah dalam meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), serta implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP).

Pada Selasa, 31 Maret 2026, bertempat di Hotel Aston Gresik, dilaksanakan kegiatan Pembinaan dan Monitoring Evaluasi Pembangunan Zona Integritas oleh Pengadilan Tinggi Agama Surabaya. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Surabaya Dr. H. Zulkarnaen, S.H., M.H. yang memberikan sambutan sekaligus pembinaan kepada seluruh satuan kerja. Dari Pengadilan Agama Surabaya, kegiatan ini diikuti oleh empat pimpinan, yaitu Ketua, Wakil Ketua, Panitera, dan Sekretaris.

Dalam arahannya, Ketua PTA Surabaya menekankan bahwa implementasi SMAP perlu menjadi prioritas, khususnya bagi satuan kerja yang memiliki tingkat kerawanan terhadap praktik pungutan liar. Seluruh satuan kerja diharapkan dapat menerapkan manajemen SMAP secara mandiri dalam setiap kegiatan organisasi guna memastikan pelayanan yang bebas dari praktik transaksional. Beliau juga mengingatkan agar tidak ada lagi praktik “pelayanan pak ogah”, serta menegaskan bahwa seluruh aparatur harus menjaga integritas karena telah mendapatkan hak sebagai abdi negara. Bahkan, satuan kerja yang telah meraih predikat WBK dapat dicabut apabila masih ditemukan praktik pungutan liar.
Lebih lanjut, disampaikan bahwa pembangunan ZI bukan semata-mata untuk memperoleh sertifikat, melainkan merupakan wujud nyata dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Seluruh satuan kerja diajak untuk terus berinovasi, berlomba meraih prestasi, serta menyusun strategi berdasarkan roadmap yang telah ditetapkan. Pada tahun 2026, PTA Surabaya juga akan mengusulkan dua satuan kerja untuk meraih predikat ZI, dengan beberapa satuan kerja seperti Ponorogo, Gresik, dan Sidoarjo menjadi kandidat yang diusulkan.
Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan pentingnya menjaga ritme kerja empat pilar dengan mengedepankan musyawarah yang baik, serta penerapan budaya kerja 6S (senyum, sapa, salam, santun, sopan, dan sadaqah) dalam pelayanan sehari-hari. Selain itu, diinformasikan bahwa PTA Surabaya akan melaksanakan renovasi masjid dengan anggaran sebesar 2,2 miliar rupiah, yang rencananya akan dimulai pada momen peringatan PTWP di Malang pada bulan Juni mendatang. Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh satuan kerja semakin memperkuat komitmen dalam pembangunan Zona Integritas. Dengan semangat kebersamaan dan integritas yang tinggi, diharapkan target meraih WBK, WBBM, serta penerapan SMAP dapat terwujud secara optimal demi meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan.












Berita Terkait: